Minggu 4, Hari ke-3

Rabu, 4 Februari 2009

Injil Markus 6: 1-6: "Kemudian Yesus berangkat dari situ dan tiba di tempat asal-Nya, sedang murid-murid-Nya mengikuti Dia. Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan berkata, "Dari mana diperolehNya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mukjizat-mukjizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya? Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?' Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka, 'Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.' Ia tidak dapat mengadakan satu mukjizat pun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka. Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka."

Renungan:
Kita berada di lingkungan yang dekat dengan Yesus, sebagaimana sanak-saudaraNya di Nazareth, bergaul setiap hari. Apakah kita bersikap sebagaimana ditunjukkan oleh sanak saudara Yesus ? Ataukah, kita memang bekerja, berusaha, berjuang dan menaruh kepercayaan kepada-Nya agar terlibat secata nyata dalam hidup kita?