Minggu 3, Hari ke-6

Sabtu, 31 Januari 2009

Injil Markus 4: 35-41: "Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka, 'Marilah kita bertolak ke seberang.' Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia. Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan airl. Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya, 'Guru, Engkau tidak peduli kalau kita binasa?' Ia pun bangun, menghardik, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu, 'Diam! Tenanglah!' Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali. Lalu ia berkata kepada mereka, 'Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?' Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain, 'Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?"

Renungan singkat:
(1) Peristiwa badai melambangkan kegoncangan di dalam hidup maupun panggilan.
(2) Semakin lama setiap diantara kita akan mengenali diri: kesehatan tubuh fisiknya, suasana perasaan dan suasana hati, temperamen dan karakteristiknya, hasratnya yang paling dasariah dan gejolak nasfunya.
(3) Yesus selalu ada disamping kita, sekalipun kita merasa berdosa, kurang percaya akan cinta dan pengampunanNya.